Sabtu, 10 Juli 2010

Kalimat tanya

KALIMAT TANYA

Indikator :

1. Menjelaskan tentang kalimat tanya

2. Menyebutkan macam – macam jenis kalimat tanya

3. Membuat pertanyaan yang relevan dengan topik pembicaraan secara tertulis dengan santun.

4. Menyampaikan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak secara tertulis

dengan tujuan untuk memantapkan klarifikasi atau konfirmasi .

5. Menyampaikan pertanyaan retorik secara tertulis sesuai dengan tujuan dan situasi.

6. Menyampaikan pertanyaan secara tersamar dengan kalimat tanya secara tertulis dengan tujuan selain bertanya seperti memohon, meminta, menyuruh , merayu, menyindir , meyakinkan, menyetujui atau menyanggah.

I. Tujuan Pembelajaran

Pertemuan 1

1. Menjelaskan pengertian kalimat tanya .

2. Menjelaskan jenis – jenis kalimat tanya .

3. Membuat kalimat tanya dengan menggunakan berbagai macam jenis kalimat tanya .

Pertemuan 2

- Membuat pertanyaan yang relevan dengan topik pembicaraan secara tertulis dengan santun.

- Menyampaikan pertanyaan yang memerlukan jawaban ya atau tidak secara tertulis dengan tujuan

untuk memantapkan klarifikasi atau konfirmasi .

- Menyampaikan pertanyaan retorik secara tertulis sesuai dengan tujuan dan situasi

- Menyampaikan pertanyaan secara tersamar dengan kalimat tanya secara tertulis dengan tujuan

selain bertanya seperti memohon, meminta, menyuruh , merayu, menyindir , meyakinkan,

menyetujui atau menyanggah.

Pengertian Kalimat Tanya

Kalimat tanya ialah kalimat yang dipergunakan dengan tujuan memperoleh reaksi berupa jawaban dari yang ditanya atau penguatan sesuatu yang telah diketahui oleh penanya. Kalimat tanya diucapkan dengan intonasi menaik pada suku kata akhir. Dalam bentuk tulis ditandai dengan tanda tanya (?).

CIRI – CIRI KALIMAT TANYA

1. Menggunakan intonasi tanya.(Lisan)

2. Menggunakan kata tanya.

3. Menggunakan tanda tanya .

4. Kadang menggunakan partikel tanya kah .

Kalimat Tanya dapat dibentuk dengan empat cara , yaitu :

1. Menggunakan kata Tanya apa,siapa,dimana,dan lain sebagainya .

Contoh :

Apa dia tidak tahu masalah itu ?

Bagaimana kondisi pengungsi lumpur Lapindo saat ini?

Apa Anda sudah berpengalaman di bidang mesin?

2. Membalikkan susunan kata dengan menambahkan partikel kah ( SP / PS )

Contoh : Ayahnya sakit .

Sakitkah ayahnya ?

Ia lulus tahun ini.

Luluskah ia tahun ini?

Ia sudah pulang?

Sudah pulangkah ia?

3. Menggunakan kata bukan / bukankah atau tidakkah .

Contoh : Dia sakit .

- Dia sakit bukan ?

- Bukankah dia sakit ?

Dia pergi rapat hari ini .

- Tidakkah dia pergi rapat hari ini ?

- Bukankah dia pergi rapat hari ini ?

4. Mengubah intonasi menjadi naik .

Contoh : Mereka tadi datang ke sini .

2 2 - 2 3 1 #

Mereka tadi datang ke sini ?

2 2 3 2 3 #

JENIS – JENIS KALIMAT TANYA

1. Kalimat tanya klarifikasi

Yang dimaksud kalimat tanya klarifikasi (penegasan) dan kalimat tanya konfirmasi (penjernihan) ialah kalimat tanya yang disampaikan kepada orang lain untuk tujuan mengukuhkan dan Memperjelas persoalan yang sebelumnya telah diketahui oleh penanya. Kalimat tanya ini tidak meminta penjelasan, tapi hanya membutuhkan jawaban pembenaran atau sebaliknya dalam bentuk ucapan ya atau tidak dan benar atau tidak benar.

Contoh kalimat tanya klarifikasi:

Benarkah Saudara yang memimpin penelitianmu?

Apa benar barang-barang ini milik Anda?

Jadi benar isu mengenai keluarnya Anda dari Proyek Management?

Benarkah akan terjadi gempa di Jakarta, Pak?

Contoh kalimat tanya konfirmasi:

Apakah Saudara mempunyai hubungan erat dengan terdakwa?

Apa Bapak sudah menerima surat pengunduran diri saya?

Apakah ini kunci mobil saudara?

Apa hari itu Anda pergi bersamanya?

2. Kalimat tanya retorik :

Kalimat tanya retoris adalah kalimat tanya yang tidak memerlukan jawaban atau tanggapan langsung.Kalimat Tanya retoris biasanya digunakan dalam pidato, khotbah, atau orasi. Pertanyaan retoris dikemukakan dengan bermacam-macam maksud sesuai dengan pokok pembicaraan. Pertanyaan retoris bertujuan untuk memberi semangat, menggugah hati, memotivasi, memberi kesadaran, dan sebagainya terhadap audiens atau pendengar.

ntoh kalimat retoris :


apakah kita tega membiarkan mereka kelaparan?

Apakah nasib kita akan berubah tanpa ada usaha?

Mana mungkin Allah menurunkan rezeki bagi orang-orang malas?

Di mana kita saat mereka memohon pertolongan?

Mana ada pejabat yang jujur di zaman edan seperti ini?

Sudahkah kita mencoba memulai dari diri kita sendiri?

Siapa yang akan bertanggung jawab terhadap moral bangsa kalau bukan kita?

Bukankah kita semua ingin mencapai masyarakat yang adil dan makmur ?

Tidakkah kamu ingin bahagia ?

Buat apa hidup merdeka jika tidak punya harga diri ?

Mana mungkin dengan berpangku tangan semua bisa berubah ?

3. Kalimat tanya yang senilai dengan kalimat perintah atau kalimat tanya tersamar

adalah bentuk kalimat tanya yang mengacu pada bermacam – macam maksud.Dengan kalimat tanya,penanya bisa menyampaikan berbagai tujuan , seperti : memohon, meminta, menyindir, membiarkan, mengajak,menegaskan,menyetujui,menggugah, melarang,maupun menyuruh.

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan meminta

- Bolehkah tas ini saya pinjam ?

- Bisakah kamu menemaniku pulang ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan mengajak

- Bagaimana kalau kamu ikut ke acara itu ?

- Bisakah kamu menemaiku besok ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan memohon

- Apakah bapak bersedia menerima saya ?

- Bisakan anda meminjamkan mobil anda ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan menyuruh

- Bagaimana kalau kamu pergi saja sekarang ?

- Maukah kamu membuatkan aku kopi ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan merayu

- Kapan ya, kita bisa pergi berdua saja ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan menyindir

- Apa tidak ada yang lebih besar lagi bajunya ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan menyanggah

- Apakah cara ini tidak membuat persoalan jadi lebih rumit ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan menyetujui

- Oke,kapan bisa dimulai ?

- Baiklah , sesuai perjanjian kan ?

Contoh kalimat Tanya yang bertujuan meyakinkan

- Haruskah saya hadirkan orang itu sekarang ?

- Kapan saya pernah berbohong padamu ?

4. Jenis Kalimat Tanya Biasa

Kalimat tanya biasa disebut juga kalimat tanya untuk menggali informasi. Kalimat untuk menggali informasi biasanya menggunakan kata tanya. Kata tanya yang dipergunakan, dirumuskan dengan 5W+ 1H, yaitu : what (apa), where (di mana), who (siapa), whene (kapan), why (mengapa) dan how (bagaimana).

Contoh penggunaannya di dalam kalimat:

Apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran ini?

Dari mana asal api?

Siapa yang pertama kali melihat kejadian ini?

Kapan tepatnya peristiwa itu terjadi?

5. Pertanyaan Partial

Pertanyaan yang mementingkan jawaban nama orang .

Contoh :

1. Siapakah yang mengantar surat ini ? ( Amir )

2. Siapakah yang memakai baju merah itu ? ( Tuti )

Tes kompetensi

1. Jelaskan pengertian kalimat Tanya ?

2. Sebutkan ciri – ciri kalimat Tanya !

3. Sebutkan jenis – jenis kalimat Tanya !

4. Buatlah contoh kalimat Tanya !

KALIMAT TANYA

MACAM – MACAM KATA TANYA

a. Apa

a.Dipergunakan untuk menanyakan nomina bukan manusia

contoh :

1. Apa yang menyebabkan kebakaran ?

2. Ibu membeli apa dipasar ?

b. Untuk menanyakan proposisi yang jawabannya mungkin berlawanan.

contoh :

Apa suratku sudah sampai ?( jawabnya bisa mengiyakan,seperti sudah atau lawannya

belum )

b. Kah

a. Untuk mengukuhkan bagian kalimat .

Mungkinkah kau kembali ?

b. Menanyakan pilihan diantara bagian – bagian kalimat.

Berenang atau berlarikah kawanmu itu ?

b. Dalam ragam standar yang sangat resmi dpergunakan untuk melengkapi interogatif apa,

c. mana, bagaimana,berapa,dimana,mengapa,siapa .

siapakah yang mau membantuku ?

c. Kapan

Dipergunakan untuk menanyakan waktu

Contoh :

Kapan kita pergi keluar negeri ?

d. Mana/ yang mana

Untuk menanyakan pilihan

Contoh :

- Mana yang menarik bagimu,maria atau Tuti ?

- Rumah mana yang masih kosong ?

e. Apa – apaan

Dipergunakan dalam bahasa arkais untuk menanyakan tindakan,tanpa mengharapkan jawaban .

Contoh : Perbuatan apa-apaan ini ?

f. Tah

dipergunakan dalam bahasa arkais untuk bertanya kepada diri sendiri.

Contoh : Apatah dayaku menghadapi raksasa itu ?

g. Apaan

Digunakan untuk ragam non standar,sepeti halnya dengan apa, kadang – kadang dengan nada meremehkan.

Contoh : Makanan apaan ini ?

h. Bagaimana

Menanyakan cara perbuatan

Bagaimana caranya membeli buku ke luar negeri ?

Menanyakan akibat suatu tindakan

Bagaimana kalau dia marah nanti ?

Meminta kesempatan dari lawan berbicara

Bagaimana kalau kita pergi ke Danau Toba ?

Kualifikasi atau evaluasi atau gagasan

Bagaimana pendapatmu ?

i. Berapa

Untuk menanyakan bilangan yang mewakili jumlah,ukuran, takaran, nilai , harga, satuan ,

waktu

- Berapa ekor hewan yang dipotong ?

- Berapa kilometer jauhnya dari sini ?

- Berapa jam kita harus menunggu ?

- Berapa rupiah kerugiannya ?

- Jam berapa ayah pulang ?

j. Bilamana :

Untuk menanyakan waktu

Contoh : Bilamana Indonesia merdeka ?

k. Bukan :

Untuk mengukuhkan proposisi

Contoh : Engkau jadi pergi , bukan ?

l. Bukankah

Dipergunakan pada awal kalimat untuk mengukuhkan proposisi

Contoh : Bukankah engkau mahasiswa ?

m. Dimana

Dipergunakan untuk menerangkan tempat .

Contoh : Penandatanganan naskah ini harus kita lakukan dimana ?

n. Kenapa /mengapa

Untuk menanyakan sebab , alasan,perbuatan.

Mengapa kawanmu tidak datang ?

Kenapa mereka berani melawan orang kuat itu ?

o. Ngapain

Digunakan dalam ragam non standar untuk menanyakan sebab , alasan,perbuatan.

Ngapain kamu kesini ?

p. Siapa

Dipergunakan untuk menanyakan nomina

- Siapa yang mengikuti pendapat itu ?

- Anak siapa engkau ?

- Hadiah ini harus kuberikan pada siapa ?

- Dengan siapa kau akan pergi ?

- Siapa nama gurumu ?

Tes kompetensi

1. Sebutkan macam – macam kata Tanya !

2. Apa yang dimaksud dengan kalimat Tanya inversi ?

3. Buatlah contoh kalimat Tanya inversi !

4. Buatlah contoh kalimat Tanya klarifikasi,retorik !

5. Buatlah contoh kalimat Tanya tersamar dengan berbagai tujuan !

3 komentar:

Siksa Batin mengatakan...

Sip gan nie Pljaran yg AQ cari,,,,
ThANks,,,,,

zulfa blog mengatakan...

makasih ya atas blogg yang anda buat

Firda Khaerini mengatakan...

Sangat informatif!!
Terima kasih! :)

Poskan Komentar